Sikat Habis Kartel Jermal 15, PKC PMII Sumut Agung Prabowo: “Polrestabes Medan Sedang Menyelamatkan Nyawa Generasi”

banner 468x100

MEDAN, sumutbrantas.id – Pengurus Koordinator Cabang (PKC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Sumatera Utara melayangkan apresiasi tinggi kepada Kapolda Sumatera Utara dan jajaran Polrestabes Medan. Hal ini menyusul tindakan agresif kepolisian yang telah tujuh kali menggempur “benteng” narkoba dan judi di kawasan Jermal 15.

Ketua PKC PMII Sumatera Utara M. Agung Prabowo, dalam keterangannya, menyebut bahwa langkah berani yang dipimpin oleh Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak bukan sekadar operasi rutin, melainkan sebuah tindakan penyelamatan darurat bagi masa depan pemuda di Sumatera Utara, Selasa (13/1/2025).

Ketua PKC PMII Sumut menegaskan bahwa konsistensi polisi dalam meruntuhkan dominasi kartel di Jermal 15 adalah jawaban atas keresahan panjang masyarakat.
“Kami melihat gempuran bertubi-tubi hingga tujuh kali di Jermal 15 sebagai bukti bahwa Kapolda Sumut dan Kapolrestabes Medan tidak memberi ruang sejengkal pun bagi mafia narkoba untuk bernapas. Ini adalah Jihad Kemanusiaan. Polisi tidak hanya menangkap pelaku, tapi sedang mencabut akar busuk yang merusak masa depan adik-adik kita,” tegas Ketua PKC PMII Sumut.

PMII Sumut menyoroti pernyataan Kombes Pol Jean Calvijn yang menyebut operasi ini sebagai “Misi Kemanusiaan”. Menurut PMII, narasi ini menunjukkan bahwa kepolisian bekerja dengan hati dan tanggung jawab moral yang besar.

“Kami sangat bangga memiliki pimpinan kepolisian yang memiliki nyali dan nurani. Ketika Kombes Jean Calvijn mengatakan ini adalah misi menyelamatkan anak bangsa, kami di PMII merasakan getaran perjuangan yang sama. Ini adalah standar baru penegakan hukum di Sumut: Tegas, Berkelanjutan, dan Humanis,” tambahnya.

PKC PMII Sumut juga menyerukan kepada seluruh elemen mahasiswa dan masyarakat untuk tidak membiarkan kepolisian bekerja sendirian dalam menjaga kondusivitas wilayah.

“Jangan biarkan para bandar merasa menang. Kami, kader PMII se-Sumatera Utara, berdiri tegak di belakang Polda Sumut dan Polrestabes Medan. Kami siap menjadi mata dan telinga bagi kepolisian. Kawasan Jermal 15 harus benar-benar bersih, hijau, dan menjadi tempat yang aman bagi warga, bukan lagi jadi momok menakutkan,” pungkasnya.

PMII Sumatera Utara juga menekankan pentingnya keberlanjutan pasca-penggerebekan. Mereka mendesak agar kawasan Jermal 15 terus dipantau dan bertransformasi menjadi lingkungan yang produktif bagi masyarakat.

“Mahasiswa sebagai kontrol sosial berdiri tegak di belakang Polda Sumut dan Polrestabes Medan. Kami siap bersinergi untuk mengawal Sumut agar benar-benar bersih dari narkoba. Jangan ada kata kendor, sikat habis para bandar yang merusak generasi kita!” tegasnya lagi.

Pernyataan ini diakhiri dengan harapan agar semangat “Misi Kemanusiaan” yang diusung kepolisian ini menjadi pilot project bagi wilayah lain di Sumatera Utara untuk melakukan pembersihan sarang-sarang narkoba secara totalitas. ( Willyam Pasaribu )

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *