MEDAN, sumutbrantas.id – Korps Bela Negara Indonesia (KBNI) Markas Komando Wilayah (Makorwil) SUMUT I / Harimau Andalas (HA) kembali menunjukkan komitmen sosialnya melalui aksi nyata di lapangan. Pada Jumat ini, jajaran petinggi Makorwil SUMUT I turun langsung menyapa para buruh panggul di beberapa lokasi pabrik Kawasan Industri Medan (KIM), Sumatera Utara.

Kegiatan bertajuk “Jumat Barokah” ini dipimpin langsung oleh Kepala Staf Logistik dan Keuangan Makorwil SUMUT I/HA, Benny Andhika, S.T. Dalam kunjungannya, beliau didampingi oleh Kepala Staf Operasi dan Latihan (Kasopslat) serta Wakil Kepala Staf Opslat Makorwil I/HA.
Menyatu dengan Keringat Buruh
Sosok Benny Andhika, S.T., yang di lingkungan sosial akrab disapa dengan sebutan Ben Al-Tani Barokah, tampak tidak canggung berbaur di tengah hiruk pikuk aktivitas bongkar muat. Ia mengaku ingin merasakan langsung betapa beratnya perjuangan para kuli panggul yang menggantungkan hidup di kawasan industri tersebut.
“Kami hadir untuk sedikit berbagi rezeki di beberapa titik kumpul pabrik. Ini adalah bentuk empati kami terhadap saudara-saudara buruh panggul yang setiap hari menguras keringat demi menghidupi keluarga. Semoga apa yang kami berikan dapat menjadi penambah tenaga dan semangat bagi mereka,” ujar Benny di sela-sela kegiatan.
Komitmen Bela Negara untuk Rakyat
Lebih dari sekadar aksi sosial, kegiatan ini juga menjadi momentum bagi KBNI Makorwil SUMUT I / Harimau Andalas untuk menegaskan visi dan misi organisasi. Sebagai bagian dari Korps Bela Negara, mereka berkomitmen untuk selalu hadir di tengah masyarakat, terutama bagi warga yang membutuhkan perlindungan hukum dan keadilan.
“KBNI hadir untuk mendampingi saudara-saudara kita yang mungkin belum mendapatkan keadilan, mengalami gangguan keamanan, atau kendala dalam pelayanan aparatur negara. Kami berjuang sepenuhnya untuk kepentingan masyarakat Indonesia,” tegas pihak Makorwil SUMUT I.
Siap Terima Laporan Masyarakat
Menutup rangkaian kegiatan tersebut, jajaran KBNI Makorwil SUMUT I mengimbau masyarakat untuk tidak ragu berkomunikasi dengan organisasi. Seluruh prajurit KBNI dinyatakan siap menerima setiap laporan dari masyarakat untuk kemudian ditindaklanjuti sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku di Indonesia.
Aksi Jumat Barokah ini diharapkan dapat mempererat hubungan antara Korps Bela Negara dengan masyarakat bawah, sekaligus menjadi inspirasi bagi pihak lain untuk terus peduli terhadap sesama di tengah tantangan ekonomi yang berat. (AA Pasaribu)













