Jembatan di Dusun Alur Hitam Desa Securai Selatan, tak kunjung di renovasi Pemerintah.

banner 468x100

LANGKAT, sumutbrantas.id . Beberapa jembatan di berbagai daerah di Indonesia, mengalami kerusakan akibat usia atau bencana alam namun tak kunjung direnovasi oleh pemerintah,
salah satu nya jembatan yang berada di Jln Utama di Dusun Alur Hitam Desa Securai Selatan, Kecamatan Babalan Kabupaten Langkat, kondisi jembatan yang sangat mengancam keselamatan jiwa pengguna jalan ini menjadi bahan perbincangan publik terutama pada khalayak umum yang sudah melintasi jembatan tersebut.

Jembatan yang ada di Jln Utama Dusun Alur Hitam tersebut merupakan salah satu jembatan penghubung jalan antar dusun yang ada di Desa Securai Selatan bahkan menjadi jalan akses vital warga menuju persawahan dan perkotaan.

Sebentar lagi musim panen padi, biasanya truk bermuatan gabah padi melintas di jembatan ini, dengan keadaan jembatan seperti ini pengemudi truk lebih memilih akses jalan lain demi menghindari jembatan yang rawan roboh ini. Ucap Adi

Saat disinggung mengenai usia jembatan, Adi juga mengatakan ” menurut yang saya ketahui, jembatan ini sudah berusia 25 tahun gitu lah kurang lebihnya bang “. Ucapnya kepada awak media sumutbrantas.id (24/01/2026)

Menanggapi hal tersebut, Kepala Desa Securai Selatan (Fendi Simangunsong) saat di konfirmasi oleh media sumutbrantas.id (25/01/2026) melalui pesan WhatsApp mengatakan, ” mengenai dari pada giat untuk dari pada pembangunan desa Securai Selatan baik insfratruktur baik jembatan tersebut saya sudah langsung ke Azmi untuk dari pada Dinas PUTR dan untuk dari pada kerik 1 nya saya sudah Pdf kan langsung ke Pak Bupati ( H. Syah Afandin. )” Ucapnya melalui pesan suara.

Jembatan yang memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI) telah tertulis pada pedoman teknis terbaru untuk menjamin kekuatan, keamanan, dan ketahanan, terutama SNI 1725:2016. Yaitu mengatur beban mati, beban hidup (seperti beban truk 50 ton), beban lingkungan (angin, gempa, suhu), dan beban khusus untuk memastikan struktur mampu menahan beban lalu lintas dan alam.

Hasil pantau awak media sumutbrantas.id (28/01/2026) jembatan yang ada di dusun Alur hitam, memang keadaan nya tidak lagi memenuhi Standart Nasional Indonesia (SNI), bahu jembatan tanpa pelindung disertai kondisi badan jalan jembatan sudah rapuh dan banyak lobang yang sangat menggangu pengguna jalan saat melintas di jembatan, terlihat truk tidak lagi kelihatan melintasi jembatan yang rawan roboh tersebut.(BP)

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *