TOBA – SUMUTBRANTAS.ID Pemerintah Desa Sitoluama, Kecamatan Laguboti, Kabupaten Toba, bekerja sama dengan Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Toba serta Dinas Kesehatan Kabupaten Toba, menggelar vaksinasi rabies gratis bagi anjing peliharaan. Kegiatan ini dilaksanakan di Kantor Desa Sitoluama, Kamis (29/1/2026).

Program vaksinasi rabies ini merupakan langkah proaktif pemerintah desa dalam upaya memutus mata rantai penyebaran virus rabies di wilayah Desa Sitoluama. Vaksinasi diberikan secara gratis kepada masyarakat, khususnya pemilik anjing di tujuh dusun yang ada di desa tersebut.
Kepala Desa Sitoluama, Idama Pangaribuan, menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya kegiatan vaksinasi tersebut.

“Puji syukur kepada Tuhan, kegiatan Vaksin Anti Rabies (VAR) terhadap anjing peliharaan di tujuh dusun Desa Sitoluama dapat terlaksana dengan baik. Ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah desa dalam melindungi kesehatan masyarakat,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa program ini dilaksanakan sebagai respons atas maraknya kasus gigitan anjing di Desa Sitoluama. Hingga saat ini, tercatat puluhan warga menjadi korban gigitan anjing yang terindikasi rabies, sehingga diperlukan tindakan cepat dan menyeluruh.
Sementara itu, Kepala Bidang Peternakan Kabupaten Toba, Rico Pasaribu, S.Pt , mengatakan bahwa vaksinasi massal merupakan langkah paling efektif untuk mencegah penyebaran rabies dari hewan ke manusia.
“Rabies adalah penyakit mematikan, namun bisa dicegah. Kunci pencegahannya adalah vaksinasi rutin pada hewan penular rabies, khususnya anjing. Kami mengapresiasi Pemerintah Desa Sitoluama yang sangat responsif terhadap kondisi di lapangan,” jelas Rico Pasaribu.
Ia juga mengimbau masyarakat agar bertanggung jawab terhadap hewan peliharaannya dengan memastikan anjing divaksin secara berkala.
Pelaksanaan vaksinasi ini melibatkan Dinas Pertanian Kabupaten Toba, Dinas Kesehatan Kabupaten Toba, Pemerintah Desa Sitoluama, serta didampingi oleh Bidan Desa (Bindes) Sitoluama.
Selain vaksinasi, pemerintah desa turut melakukan sosialisasi kepada warga mengenai bahaya rabies dan langkah penanganan apabila terjadi gigitan Hewan Penular Rabies (HPR). Warga diimbau segera melapor kepada perangkat desa atau mendatangi Puskesmas untuk mendapatkan penanganan medis berupa Vaksin Anti Rabies (VAR).
Salah seorang warga Sitoluama, Marganda Pangaribuan , mengaku sangat terbantu dengan adanya vaksinasi gratis tersebut.
“Kami sebagai masyarakat merasa lebih tenang. Selama ini banyak yang takut karena sering terjadi gigitan anjing. Dengan adanya vaksinasi gratis ini, kami berharap desa kami bisa terhindar dari rabies,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Desa Sitoluama berharap dapat menekan angka kasus rabies, meningkatkan kesadaran masyarakat, serta mewujudkan lingkungan desa yang aman dan bebas rabies.(Pak Bram/SdG)










