TAPTENG | Sumut Brantas.id – Niat melakukan verifikasi informasi agar pemberitaan tetap berimbang justru berujung dugaan penganiayaan terhadap wartawan wartapembaruan.co.id, Marhamadan Tanjung.
Insiden itu terjadi saat ia bersama narasumber mendatangi lokasi rumah yang disebut-sebut digunakan sebagai tempat tinggal Bupati Tapanuli Tengah, Kamis (29/1/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.

Kedatangan keduanya bertujuan mengonfirmasi isu yang telah mencuat beberapa bulan terakhir mengenai dugaan rumah pribadi yang dijadikan rumah dinas.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari proses jurnalistik untuk memastikan kebenaran informasi langsung dari sumber terkait.
Namun menurut pengakuan korban, proses konfirmasi tidak sempat dilakukan karena mereka lebih dulu dihadang sejumlah orang dan mengalami tindakan kekerasan.
Akibat kejadian itu, korban dan narasumber mengalami luka fisik dan saat ini masih menjalani perawatan medis di RS FL Tobin









