Binjai, sumutbrantas.id – Suasana penuh keberkahan terasa di Balai Majelis Pengajian Tauhid Tasawuf Indonesia (MPTT-I) Firar Ilallah, yang berlokasi di kawasan Limau Sunde, Kecamatan Binjai Barat, Kota Binjai, Minggu malam (8/2/2026).

Acara yang digelar oleh keluarga jamaah MPTT-I tersebut berlangsung dalam rangka Aqiqah dan tepung tawar kelulusan wisuda dua anak perempuan. Namun, suasana semakin khidmat dengan kehadiran sosok yang sangat dinanti para jamaah — Abuya Dr. KH. Muhammad Rusfi, M.Ag, ulama karismatik dan pembimbing rohani MPTT-I.
Kehadiran Abuya disambut hangat oleh ratusan jamaah dan keluarga yang hadir.
Dalam kesempatan itu, Abuya memberikan doa, tausiah singkat, dan nasihat keagamaan tentang pentingnya rasa syukur, menjaga akhlak, serta memperkuat tali silaturahmi di antara umat.
“Setiap anak yang lahir membawa berkah, dan setiap ilmu yang diraih harus diiringi dengan adab dan doa orang tua,” ujar Abuya dalam tausiah malam itu.
Salah satu pendamping Abuya juga memberi kesempatan kepada jamaah dan keluarga untuk berfoto bersama, momen yang disambut antusias oleh hadirin.
Media SumutBrantas.id turut hadir meliput kegiatan penuh makna ini.
Sementara itu, sejumlah jamaah MPTT-I Firar Ilallah menyampaikan harapan agar dzikir akbar bersama Abuya Muhammad Rusfi dapat digelar di Lapangan Merdeka Kota Binjai pada waktu mendatang.
Namun hingga kini, pelaksanaan dzikir tersebut masih terkendala oleh perizinan dari pihak pemerintah daerah.

Mereka berharap Pemko Binjai, khususnya Wali Kota dan Wakil Wali Kota Binjai, dapat memberikan ruang dan dukungan agar kegiatan dzikir bersama dapat terlaksana di masa depan.
“Kami berharap bisa melaksanakan dzikir bersama Abuya di Lapangan Merdeka. Semoga pemerintah kota bisa memberi izin agar syiar Islam semakin hidup di Binjai,” ujar salah satu jamaah dengan penuh harap.
Acara diakhiri dengan doa bersama dan jamuan sederhana, meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh jamaah yang hadir.










