Reses II DPRD Sumut, H. Ahmad Darwis Serap Aspirasi Warga. BMI Tegaskan Kesiapan Organisasi.

MEDAN, sumutbrantas.id – Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara dari Fraksi PKS, H. Ahmad Darwis S.ag. M.A. melaksanakan kegiatan Reses II Tahun Sidang II Tahun 2025–2026 guna menyerap aspirasi masyarakat di daerah pemilihan, Kamis (12/2/2026).

Kegiatan reses tersebut digelar di Kantor DPC PKS Medan Barat, Jalan Karya Setia, Kelurahan Sei Agul, Kecamatan Medan Barat, dan dihadiri unsur masyarakat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta struktur partai.

Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan Doa, oleh Adinda Faisal yang menambah kekhidmatan suasana sebelum dialog aspirasi bersama warga dimulai.

Turut hadir Wakil Sekretaris DPC PKS Medan Barat Selamat Riyadi, Ketua Bilal Mayyit Indonesia (BMI) Kota Medan Amir Husin, serta masyarakat setempat yang antusias menyampaikan aspirasi.

Dalam sambutannya, Ahmad Darwis menegaskan bahwa kegiatan reses merupakan kewajiban konstitusional anggota dewan untuk turun langsung ke masyarakat dan mendengar aspirasi secara nyata.

Seluruh aspirasi yang disampaikan akan dirangkum dan dibawa ke rapat paripurna DPRD Sumatera Utara ( Sumut ).

“Setelah dibahas dalam rapat paripurna, aspirasi masyarakat akan disesuaikan dengan program pemerintah.

Pemerintah memiliki program kerja lima tahunan dan rencana kerja tahunan kepala daerah.
Dari situ akan dilihat apakah aspirasi tersebut masuk dalam program dan tersedia anggarannya,” jelasnya.

Ia pun mendorong masyarakat agar tetap aktif menyampaikan aspirasi. “Silakan sampaikan aspirasi Bapak dan Ibu. Insya Allah akan saya perjuangkan.

Jika belum ada tindak lanjut, setidaknya aspirasi sudah disuarakan dan akan saya sampaikan saat bertemu OPD terkait,” ujarnya.

Ahmad Darwis juga mengingatkan tiga fungsi utama DPR, yakn : legislasi, anggaran, dan pengawasan. Menurutnya, kewenangan anggaran berada pada eksekutif, sementara tugas legislatif adalah mengawal, mengawasi, dan menyampaikan aspirasi masyarakat.

“Berhasil atau tidak, yang terpenting amanah sudah disampaikan dan diperjuangkan. Insya Allah saya akan terus berikhtiar memperjuangkan aspirasi warga,” tuturnya.

menutup kata sambutannya, ia menyampaiakan pantun sebagai bentuk kerendahan hati dan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat.

Kalau ada kaca yang pecah jangan diletakkan di tengah jalan. Kalau ada kata- kata yang salah, mohon. Kiranya dimaafkan.

Pada kesempatan yang sama, BMI menyampaikan aspirasi sekaligus menegaskan kesiapan organisasi setelah seluruh legalitas dinyatakan lengkap dan sah secara hukum.

Pengurus BMI menjelaskan bahwa akta notaris telah terbit, terdaftar di Kesbangpol, serta memperoleh pengesahan dari Kementerian Hukum dan HAM.

“Setelah dilantik, kami siap menjalankan visi dan misi organisasi. Fokus kami adalah mendidik dan melatih masyarakat agar memahami tata cara pengurusan jenazah sesuai syariat,” ujar” Amir Husin Ketua BMI Kota Medan.

BMI menilai edukasi pengurusan jenazah merupakan bagian penting dari pelaksanaan fardhu kifayah. Ke depan.

Amir Husin, berkomitmen menggelar pelatihan dan pembinaan bagi bilal agar memiliki kompetensi dan standar yang jelas.

Sebagai lembaga sosial keagamaan, BMI berharap adanya dukungan anggaran agar dapat menjalankan program pembinaan secara berkelanjutan.

Sebelumnya, BMI telah beraudiensi dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan mendapatkan apresiasi, bahkan disebut sebagai lembaga dengan fokus khusus yang saat ini aktif di Medan.

BMI juga telah mengajukan permohonan audiensi kepada Pemerintah Kota Medan dan Kementerian Agama, namun hingga kini belum mendapatkan jadwal pertemuan resmi.

Sementara itu, dari Dinas Sosial Kota Medan, BMI mengaku mendapat sambutan dan respon positif.

Melalui forum reses ini, Amir Husin berharap dapat menjembatani aspirasi kepada pemerintah, termasuk dorongan agar bilal mendapatkan perhatian melalui skema P3K atau mekanisme lain, sehingga memiliki sertifikasi dan pengakuan kompetensi secara formal.

Dengan legalitas yang lengkap, dukungan moral dari MUI, serta ruang aspirasi melalui kegiatan reses DPRD Sumut, BMI optimistis dapat berkontribusi nyata dalam memperkuat pelayanan sosial dan keagamaan di Kota Medan dan sekitarnya.” Ucap” Amir.

( Afnil Tanjung )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *