Harga BBM Eceran di Kuala Simpang Capai Rp30 Ribu per Liter, Warga Minta Pemerintah dan Aparat Turun Tangan.

ACEH TAMIANG, sumutbrantas.id -Minggu,12 Juli 2026.

Sejumlah warga mengeluhkan tingginya harga bahan bakar minyak (BBM) yang dijual oleh pedagang eceran di Kota Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang. Harga BBM eceran disebut berkisar antara Rp25.000 hingga Rp30.000 per liter, sehingga dinilai memberatkan masyarakat.

Keluhan tersebut disampaikan warga pada Sabtu (11/7/2026) di kawasan Jalan Lintas Kota Kuala Simpang, Kecamatan Kota Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang. Masyarakat berharap pemerintah daerah bersama aparat penegak hukum dan instansi terkait segera melakukan penelusuran terhadap penyebab tingginya harga BBM eceran tersebut.

Rafdy Hadyan R., yang disebut sebagai perangkat Desa Bukit Rata, mengatakan masyarakat saat ini mengaku kesulitan memperoleh BBM, baik jenis Pertalite maupun Bio Solar. Kondisi tersebut, menurutnya, diduga menjadi salah satu penyebab harga BBM eceran meningkat.

“Kami berharap pemerintah dan pihak berwenang dapat menindaklanjuti keluhan masyarakat serta mencari solusi agar distribusi BBM kembali normal sehingga masyarakat tidak lagi terbebani dengan harga yang tinggi,” ujarnya.

Masyarakat juga meminta perhatian Bupati Aceh Tamiang Armia Fahmi, unsur Forkopimda Kabupaten Aceh Tamiang, serta Forkopimcam Kecamatan Kota Kuala Simpang agar mengambil langkah nyata untuk mengatasi persoalan ketersediaan dan distribusi BBM di wilayah tersebut.

Selain itu, masyarakat berharap pengelola SPBU dapat memberikan pelayanan yang maksimal sesuai ketentuan yang berlaku, sehingga kebutuhan BBM masyarakat dapat terpenuhi dan tidak memicu lonjakan harga di tingkat pedagang eceran.

Hingga berita ini diterbitkan, Sumutbrantas.id masih berupaya memperoleh konfirmasi dari pihak SPBU maupun instansi terkait mengenai kondisi distribusi BBM serta penyebab tingginya harga BBM eceran di Kota Kuala Simpang.

(Darmadi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *