Sinunukan,Sabtu,15 Agustus 2026 – sumutbrantas.id
Kompetisi sepak bola Kijang Putra Cup 2 dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara berlangsung meriah dan sukses. Partai grand final yang mempertemukan Andini FC kontra PSSD FC digelar di Lapangan Hijau Desa Suka Dame, Kecamatan Sinunukan, Kabupaten Mandailing Natal.

Andini FC akhirnya keluar sebagai juara setelah menundukkan PSSD FC dengan skor tipis 1–0 dalam pertandingan yang berlangsung sengit dan penuh semangat. Sekitar 800 penonton memadati lapangan untuk menyaksikan laga puncak tersebut.
Sejak wasit Jalannya pertandingan meniup peluit tanda dimulainya pertandingan, kedua kesebelasan langsung bermain dengan all-out dan penuh totalitas. Jual beli serangan terjadi sepanjang pertandingan. Memasuki babak kedua, pertandingan semakin menarik dengan kondisi cuaca mendung disertai hujan ringan.

Salah satu perhatian penonton tertuju kepada Peter Lucky, pemain asal Nigeria yang dikenal sebagai salah satu bintang sepak bola tarkam, Peter Lucky diketahui baru saja bermain di Tangerang sebelum bertolak ke Sumatera Barat. Ia tiba di Bandara Internasional Minangkabau dan dijemput oleh manajemen PSSD FC sekitar pukul 07.00 WIB.
Setelah perjalanan panjang, Peter Lucky baru tiba di Sinunukan sekitar pukul 15.00 WIB. Kondisi fisiknya yang belum sepenuhnya fit membuat pemain tersebut tidak mampu menunjukkan performa terbaiknya seperti yang selama ini dikenal dalam pertandingan tarkam.
Sebelum pertandingan dimulai, Kepala Desa Suka Dame bersama unsur Forkopimcam juga mengingatkan kedua kelompok suporter agar menjaga sportivitas dan tidak melontarkan kata-kata provokatif selama pertandingan.
“Mewakili Forkopimcam, ini merupakan salah satu prestasi dalam kompetisi sepak bola di Madina. Mari kita sama-sama menjaga kondusifitas. Jangan memancing keributan. Apa pun hasil pertandingan, jangan dibawa keluar lapangan. Karena kedua tim berasal dari Sinunukan, kita semua adalah saudara. Menang dan kalah dalam pertandingan adalah hal biasa,” pesan yang disampaikan kepada para suporter.
Untuk memastikan pertandingan berlangsung aman, Polsek Batahan menurunkan enam personel, sementara Koramil 20 Batahan menurunkan empat personel untuk membantu pengamanan di sekitar lokasi pertandingan.
Ketua Panitia Kijang Putra Cup 2, H. Tatang Suryana, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh penonton, peserta, pihak keamanan, serta para donatur yang telah memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kompetisi.
Ia menilai seluruh rangkaian pertandingan hingga partai final dapat berjalan sesuai harapan, aman, tertib dan kondusif.
“Terima kasih kepada seluruh penonton, tim peserta, pihak keamanan, para donatur dan seluruh pihak yang telah mendukung Kijang Putra Cup 2. Alhamdulillah, pertandingan grand final berjalan sesuai harapan, aman dan kondusif,” ujar H. Tatang.
Dengan berakhirnya pertandingan final tersebut, Andini FC resmi menjadi kampiun Kijang Putra Cup 2, sementara PSSD FC harus puas sebagai runner-up. Meski demikian, kedua tim telah memberikan tontonan sepak bola yang menarik sekaligus menunjukkan bahwa sepak bola dapat menjadi sarana mempererat persaudaraan masyarakat di Kecamatan Sinunukan.
Kijang Putra Cup 2 bukan sekadar perebutan gelar juara, tetapi juga menjadi momentum mempererat silaturahmi, sportivitas dan persaudaraan melalui sepak bola.
(MO).

