Di Tengah Kepungan Asap, Ketua DPRD Toba dan Fraksi PDI-P Bagikan 3.500 Masker di Pasar Laguboti.

Sumutbrantas.id

banner 468x60

Toba – Sumatera Utara, Senin,19 Oktober 2026 – sumutbrantas.id

 

banner 336x280

 

Kepedulian terhadap masyarakat di tengah kondisi udara yang terdampak asap kebakaran hutan dan lahan ditunjukkan Ketua DPRD Kabupaten Toba, Franshendrik Tambunan, bersama anggota DPRD dari Fraksi PDI Perjuangan Fidel Hutahaean dan seluruh pengurus PAC PDI Perjuangan Kecamatan Laguboti dengan membagikan 3.500 masker kepada masyarakat di Pasar Laguboti, Senin (19/10/2026).

 

 

Kegiatan yang berlangsung bertepatan dengan hari pekan di Pasar Laguboti itu menyasar masyarakat yang sedang berbelanja maupun menjalankan aktivitas perdagangan. Kehadiran para wakil rakyat dari Fraksi PDI Perjuangan secara langsung di tengah keramaian pasar membuat pembagian masker dapat menjangkau warga yang beraktivitas di lokasi tersebut.

 

Sebanyak 3.500 masker yang disiapkan dalam kegiatan itu habis dibagikan kepada masyarakat.

 

Dalam wawancara dengan SumutBrantas.id, Franshendrik Tambunan menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian untuk membantu masyarakat menghadapi kondisi udara yang memburuk akibat asap kebakaran.

 

Ia mengingatkan masyarakat agar menggunakan masker karena asap yang semakin tebal berpotensi mengganggu kesehatan.

 

Menurut Franshendrik, sejumlah pihak juga telah menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar mengenakan masker sebagai langkah perlindungan diri di tengah kondisi udara yang kurang baik.

 

Ketika ditanya mengenai langkah lain yang dapat mendorong Pemerintah Kabupaten Toba untuk melindungi kesehatan masyarakat, Franshendrik kembali menekankan pentingnya imbauan agar warga menggunakan masker guna mengurangi paparan asap.

 

Di sela-sela pembagian masker, anggota DPRD Kabupaten Toba dari Fraksi PDI Perjuangan, Fidel Hutahaean, terlihat bercengkerama dengan masyarakat yang ditemuinya di kawasan Pasar Laguboti.

 

Di tengah kesibukan warga berbelanja pada hari pekan, Fidel menyempatkan diri berbincang dengan masyarakat, menanyakan kondisi harga kebutuhan pangan pokok, serta mendengarkan berbagai persoalan yang mereka hadapi dalam kehidupan sehari-hari.

 

Interaksi tersebut memberikan ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan kondisi dan persoalan mereka secara langsung kepada wakil rakyat.

 

Kedekatan Fidel dengan masyarakat juga terlihat dari kebiasaannya turun langsung menemui warga untuk mendengarkan keluhan. Berdasarkan informasi yang disampaikan kepada redaksi, sejumlah warga juga pernah memperoleh bantuan darinya.

 

Kegiatan di Pasar Laguboti itu pun tidak hanya menjadi momentum pembagian masker, tetapi juga kesempatan untuk berkomunikasi langsung dengan masyarakat mengenai persoalan ekonomi dan kebutuhan sehari-hari.

 

Dalam bagian akhir wawancara dengan SumutBrantas.id, Fidel Hutahaean menyampaikan pesan mengenai semangat perjuangan PDI Perjuangan untuk senantiasa bersama rakyat.

 

Ia menekankan pentingnya kebersamaan dengan masyarakat, baik ketika menghadapi kesulitan maupun saat merasakan kebahagiaan.

 

“Bersama rakyat, menangis dan tertawa bersama rakyat,” demikian pesan yang disampaikan Fidel dalam wawancara tersebut.

 

Pernyataan itu sejalan dengan semangat kebersamaan yang ingin ditunjukkan melalui kegiatan di tengah masyarakat. Namun, bagi warga, kedekatan dengan wakil rakyat juga dapat dilihat dari kesediaan untuk mendengar keluhan serta memperjuangkan persoalan yang mereka hadapi.

 

Pembagian 3.500 masker di Pasar Laguboti menjadi salah satu bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang beraktivitas di tengah kondisi udara terdampak asap kebakaran.

 

Di sisi lain, upaya perlindungan kesehatan masyarakat membutuhkan perhatian berkelanjutan, termasuk penyampaian informasi mengenai kualitas udara, imbauan pencegahan yang tepat, serta langkah penanganan sumber asap oleh pihak-pihak yang berwenang.

 

Masyarakat diharapkan tetap memperhatikan kondisi kesehatan dan mengurangi paparan asap sebisa mungkin selama kondisi udara belum membaik.

 

Kegiatan tersebut menjadi pengingat bahwa kehadiran wakil rakyat di tengah masyarakat bukan hanya tentang menjalankan kegiatan seremonial, tetapi juga membuka ruang komunikasi agar persoalan yang dirasakan warga dapat didengar dan diperjuangkan.

(SdN.Pak Bram)

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *