Aceh Tamiang, Kamis, 24 Septrmber 2026 – sumutbrantas.id
PT Putra Nangroe melaksanakan pekerjaan pengaspalan menggunakan hotmix pada sejumlah titik jalan yang mengalami kerusakan di Kecamatan Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh.
Pekerjaan tersebut dilakukan dalam rangka pembenahan dan pemulihan kondisi jalan yang mengalami kerusakan pascabanjir bandang yang terjadi pada 26 November 2025. Salah satu ruas yang sedang dikerjakan berada di Jalan Lintas Medan–Banda Aceh, mulai dari Desa Sei Liput hingga Desa Seumadam.
Berdasarkan keterangan di lapangan, pekerjaan pengaspalan tersebut mencakup ruas jalan dengan panjang kurang lebih 3 kilometer. Sejumlah bagian jalan yang berlubang dan mengalami kerusakan dilakukan perbaikan dan pengaspalan hotmix.
Saat dikonfirmasi di lokasi, Mike selaku pelaksana dari PT Putra Nangroe menyampaikan bahwa pihaknya akan berupaya melaksanakan pekerjaan tersebut dengan sebaik-baiknya sesuai dengan pekerjaan yang telah disepakati.
“Kami akan melaksanakan pekerjaan ini dengan sebaik-baiknya. Kami berharap pekerjaan perbaikan dan pengaspalan jalan ini dapat terlaksana dengan baik,” ujar Mike.
Sementara itu, Budi selaku pengawas lapangan mengimbau kepada masyarakat, baik pengguna jalan setempat maupun pengendara dari luar daerah, agar tetap berhati-hati selama proses pekerjaan berlangsung.
Ia juga mengingatkan para pengendara untuk mematuhi rambu-rambu lalu lintas yang telah dipasang serta mengutamakan keselamatan dan ketertiban berlalu lintas.
“Pengendara diharapkan berhati-hati selama pekerjaan berlangsung dan tetap mengikuti rambu-rambu lalu lintas demi menjaga keamanan dan ketertiban di jalan,” ujar Budi.
Di lokasi yang sama, Ardi selaku konsultan lapangan menyampaikan harapannya agar hasil pekerjaan dapat dijaga bersama sehingga kondisi jalan yang telah diperbaiki dapat bertahan dan memberikan manfaat bagi masyarakat dalam jangka panjang.
Menurut Ardi, pekerjaan tersebut dilakukan dengan penambahan lapisan pada permukaan jalan yang sebelumnya telah ada. Ia juga mengimbau para pengguna jalan agar tetap berhati-hati, khususnya selama proses pekerjaan berlangsung dan setelah jalan selesai dikerjakan.
Selain itu, salah seorang tokoh masyarakat yang tidak ingin disebutkan namanya turut mengimbau masyarakat agar bersama-sama menjaga kondisi jalan yang telah diperbaiki.
“Kita berharap para pengendara selalu berhati-hati dan mengutamakan keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya,” ujarnya.
Ia juga mengimbau kepada pemilik usaha pencucian kendaraan atau doorsmeer yang berada di sekitar ruas jalan tersebut agar tidak melakukan aktivitas pencucian kendaraan hingga mengganggu badan atau bahu jalan.
Menurutnya, air dan bahan-bahan yang berasal dari aktivitas pencucian kendaraan apabila mengalir ke badan jalan secara terus-menerus dapat berpotensi mengganggu kondisi jalan.
Masyarakat juga menyampaikan apresiasi atas adanya upaya perbaikan jalan yang dinilai penting bagi kelancaran mobilitas warga dan pengguna Jalan Lintas Medan–Banda Aceh, khususnya di wilayah Kecamatan Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh Tamiang.
Pekerjaan pengaspalan tersebut diharapkan dapat diselesaikan dengan baik sehingga memberikan kenyamanan dan keamanan bagi masyarakat serta para pengguna jalan.
Kaperwil Aceh: Suryadi As.









