MANDAILING NATAL,SumutBrantas.id.-
Kepala SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) Panyabungan Penggorengan, Ahmad Fahrur Rozi Rangkuti, akhirnya menyampaikan permohonan maaf atas terdapat ulat dalam makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang didistribusikan ke SMKN 3 Panyabungan. ( 14/5/2026).
Permintaan maaf tersebut tertuang dalam berita acara resmi yang disampaikan pihak satuan MBG Kabupaten Mandailing Natal. Dalam dokumen itu, Kepala SPPG Panyabungan Penggorengan, Ahmad Fahrur Rozi Rangkuti, secara tegas mengakui adanya ulat di dalam ompreng makanan yang dibagikan kepada para siswa.
Peristiwa tersebut sebelumnya sempat menimbulkan keresahan di lingkungan sekolah serta para wali murid. Menyikapi hal itu, pihak SPPG disebut telah mendatangi sejumlah sekolah untuk menyampaikan permohonan maaf secara langsung atas kelalaian yang terjadi dalam proses penyediaan makanan MBG.
“Pihak SPPG sudah meminta maaf kepada sekolah-sekolah dan wali murid atas kejadian ini,” ungkap sumber yang diterima.
Meski demikian, masyarakat berharap kejadian serupa tidak kembali terulang. Program MBG yang bertujuan meningkatkan pemenuhan gizi pelajar dinilai harus tetap mengedepankan standar kebersihan
(tim/MO)












