PASCA BANJIR BANDANG JALUR 5 BATAHAN, CAMAT ZULKIFLI TINJAU LOKASI, 5 KK MENGUNGSI ANTISIPASI BANJIR SUSULAN.

Sumutbrantas.id

Bencana Alam26 Views
banner 468x60

Batahan. Madina – Sumatera Utara, Minggu, 9 November 2026 – sumutbrantas.id

 

banner 336x280

 

Camat Batahan, Zulkifli Zaini Dahlan, S. Sos didampingi Kepala Desa, turun langsung meninjau kondisi masyarakat dan fasilitas umum pascabanjir bandang yang melanda kawasan Jalur 5, Desa Batahan IV, Kecamatan Batahan, Kabupaten Mandailing Natal, Minggu (08/11/2026).

 

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi warga sekaligus melihat langsung dampak banjir yang terjadi pada Jumat sore (06/11/2026).

 

 

 

Berdasarkan laporan Kepala Desa Batahan I, Junar, banjir bandang berlangsung sekitar 30 menit. Air Sungai Batahan meluap dengan arus cukup deras yang berasal dari kawasan hulu perbukitan.

 

Menurut informasi yang dihimpun, air bah membawa material lumpur dan sampah kayu. Bahkan, terdapat dugaan longsor di kawasan hulu yang perlu mendapat perhatian dan pemeriksaan lebih lanjut.

 

Informasi dari warga yang menelusuri aliran sungai hingga ke bagian hulu menyebutkan terdapat dua titik yang dinilai rawan longsor apabila terjadi curah hujan tinggi.

 

 

Lokasi yang diduga menjadi sumber luapan air berada di kawasan perbukitan sekitar hutan lindung yang berbatasan dengan PTPN IV Kebun Timur Afdeling V. Di sekitar kawasan hutan tersebut juga terdapat aktivitas penggarapan lahan oleh PT TBS (Tri Bahtera Srikandi), yang disebut sebagai bagian dari kelompok perusahaan perkebunan.

 

Namun, dugaan keterkaitan aktivitas pembukaan lahan dengan meningkatnya risiko banjir masih membutuhkan pemeriksaan teknis dan kajian lingkungan dari instansi berwenang.

 

Sejumlah Fasilitas Umum Terdampak

 

Dalam peninjauan tersebut, Camat Batahan bersama Kepala Desa turut melihat kondisi sejumlah fasilitas umum yang terdampak banjir, termasuk masjid dan sekolah.

 

Berdasarkan laporan sementara, dampak kejadian meliputi:

 

– 1 unit rumah warga mengalami kerusakan ringan pada bagian dapur.

– 1 unit Posyandu mengalami kerusakan pada bagian dalam.

– Sebanyak 5 kepala keluarga (KK) mengungsi sebagai langkah antisipasi apabila banjir susulan kembali terjadi.

 

Camat Batahan Zulkifli juga mengimbau masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan, mengingat kondisi cuaca masih berpotensi diguyur hujan dengan intensitas tinggi, terlebih saat ini memasuki musim penghujan.

 

Dinas Perizinan dan Lingkungan Hidup Diminta Turun ke Hulu

 

Peristiwa banjir bandang ini seharusnya menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal, khususnya Dinas Perizinan dan Dinas Lingkungan Hidup.

 

Pemeriksaan tidak cukup hanya dilakukan di kawasan permukiman yang terdampak. Pemerintah perlu menelusuri kondisi kawasan hulu, dua titik yang dilaporkan rawan longsor, kondisi hutan lindung, serta aktivitas penggarapan lahan di sekitar perbukitan.

 

Dokumen perizinan dan kewajiban pengelolaan lingkungan perusahaan yang beraktivitas di sekitar kawasan tersebut juga perlu diperiksa.

 

Jangan sampai dugaan kerusakan lingkungan luput dari pengawasan, sementara masyarakat yang berada di hilir harus menghadapi ancaman banjir bandang setiap kali hujan deras mengguyur.

 

Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas. Jangan menunggu bencana berikutnya baru dilakukan pemeriksaan.

(OM)

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed