Pesawaran, Sabtu, 12 September 2026 – sumutbrantas.id
UPTD SDN 7 Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah/2026 Masehi di halaman sekolah, Sabtu, 11 September 2026.
Kegiatan tersebut mengusung tema “Meneladani Akhlaq Rasulullah SAW Sebagai Landasan Membangun Generasi Muda yang Cerdas, Santun, dan Berkarakter.”
Acara diikuti oleh seluruh dewan guru dan siswa-siswi UPTD SDN 7 Gedong Tataan. Kegiatan diawali dengan pembukaan, pembacaan surat-surat pendek dan ayat suci Al-Qur’an, serta penampilan tarian oleh siswi kelas IV, V, dan VI.
n
Suasana semakin khidmat dengan lantunan sholawat Badr/Badror yang diikuti para peserta.
Kepala UPTD SDN 7 Gedong Tataan, Riski Dewi Septian, S.Pd.I., menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut.
“Alhamdulillah, kita bersyukur kegiatan ini akhirnya dapat terlaksana. Walaupun sebelumnya sempat mengalami hambatan, namun hari ini kita dapat bersama-sama memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW,” ujarnya.
Riski juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh dewan guru yang telah memberikan dukungan dan membantu sehingga kegiatan dapat terlaksana dengan baik.
“Terima kasih kepada seluruh dewan guru yang telah membantu. Semoga ke depannya kita selalu solid dalam membimbing dan mendidik anak-anak UPTD SDN 7 Gedong Tataan,” katanya.
Sementara itu, Kepala Desa Bagelen, Merdi Parmanto, S.Kom., M.Pd., yang turut hadir menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas undangan dari pihak sekolah.
“Saya mengucapkan terima kasih atas undangannya. Semoga anak-anak UPTD SDN 7 Gedong Tataan semakin cerdas, pintar, dan menjadi generasi yang baik,” ungkapnya.
Ketua Komite UPTD SDN 7 Gedong Tataan, Sugoto, juga menyampaikan rasa syukur karena seluruh pihak dapat mengikuti peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
“Alhamdulillah, kita semua dapat mengikuti acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Saya mengucapkan terima kasih kepada kepala sekolah dan seluruh dewan guru. Saya mewakili wali murid sangat mendukung kegiatan peringatan hari besar keagamaan seperti ini,” tuturnya.
Menurutnya, kegiatan keagamaan di lingkungan sekolah menjadi salah satu sarana untuk menanamkan nilai-nilai keteladanan, akhlak, serta karakter positif kepada para siswa sejak dini.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tausiah yang disampaikan oleh Ustaz Muhajir, S.Pd., yang dikenal dengan sapaan Ustaz Uhuy.
Dalam tausiyahnya, para siswa diajak untuk mengenal dan meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Herman, kemudian dilanjutkan dengan penutupan.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum bagi seluruh warga sekolah untuk menerapkan keteladanan Rasulullah SAW dalam membentuk generasi yang cerdas, santun, berakhlak, dan berkarakter.
(KAPERWIL)













